Translate

Minggu, 02 Desember 2018

Jumat, 19 Oktober 2018

MODEL PEMBELAJARAN


Alur pemilihan model pembelajaran:
  • Guru harus memahami KD, merumuskan IPK  selanjutnya memilih Model Pembelajaran
  • Menggunakan pendekatan ilmiah dan/atau pendekatan lain yang relevan dengan karakteristik setiap mata pelajaran
  • Menerapkan pembelajaran aktif yang bermuara pada pengembangan pembelajaran HOTS
  • Menggambarkan sintaks/tahapan yang jelas (apabila menggunakan model pembelajaran tertentu)
  • Sesuai dengan tujuan pembelajaran
  • Menggambarkan proses pencapaian kompetensi


Model pembelajaran memiliki lima unsure dasar (Joyce & Weil, 1982)
  1. syntax, langkah-langkah operasional pembelajaran,
  2. social system, suasana dan norma yang berlaku dalam pembelajaran,
  3. principles of reaction, menggambarkan bagaimana seharusnya guru memandang, memperlakukan, dan merespon siswa,
  4. support system, segala sarana, bahan, alat, atau lingkungan belajar yang mendukung pembelajaran, dan
  5. instructional dan nurturant effects—hasil belajar yang diperoleh langsung berdasarkan tujuan yang ditetapkan (instructional effects) dan hasil belajar di luar yang ditetapkan (nurturant effects).

Model Inquiry Learning
Model pembelajaran inkuiri merupakan salah satu kegiatan belajar yang melibatkan secara maksimal seluruh kemampuan peserta didik untuk mencari dan menyelidiki secara sistematik, kritis, logis, dan analisis sehingga mereka dapat merumuskan sendiri penemuannya. Adapaun langkah-langkah dalam pembelajaran inkuiri yaitu:
  • a.       mengamati
  • b.      mengajukan pertanyaan
  • c.       mengajukan dugaan atau kemungkinan jawaban
  • d.      mengumpulkan data
  • e.       merumuskan kesimpulan


Model Discovery Learning
Model ini memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mencari tahu tentang suatu permasalahan dan menemukan solusinya berdasarkan kepada hasil pengolahan informasi yang dicari dan dikumpulkannya sendiri, sehingga peserta didik memiliki pengetahuan baru yang dapat digunakannya dalam memecahkan persoalan yang relevan. Adapun langkah-langkah dalam pembelajaran ini yaitu:
  • a.       Stimulation (memberi stimulus)
  • b.      Problem Statement (mengidentifikasi masalah)
  • c.       Data Collecting (mengumpulkan data)
  • d.      Data Processing (mengolah data)
  • e.       Verification (memverifikasi)
  • f.       Generalization (menyimpulkan)


Model Pembelajaran Berbasis Masalah
Model pembelajaran ini bertujuan merangsang peserta didik untuk belajar melalui berbagai permasalahan nyata dalam kehidupan sehari-hari dikaitkan dengan pengetahuan yang telah atau akan dipelajarinya. Adapun langkah-langkahnya yaitu:
  • a.       Mengorientasi peserta didik pada masalah
  • b.      mengorhanisasikan kegiatan pembelajaran
  • c.       membimbing penyelidikan mandiri dan kelompok
  • d.      mengembangkan dan menyajian hasil karya
  • e.       analisi dan evaluasi proses pemecahan masalah


Model Pembelajaran Berbasis Proyek
Model pembelajaran ini bertujuan untuk pembelajaran yang memfokuskan pada permasalahan kompleks yang diperlukan peserta didik untuk memahami pembelajaran melalui investigasi, berkolaborasi dan bereksperimen dalam membuat suatu proyek, serta mengintegrasikan berbagai subyek (materi) dalam kurikulum. Langkah-langkahnya yaitu:
  • a.       menyiapkan pertanyaan atau penugasan proyek
  • b.      mendesain perencanaan proyek
  • c.       menyusun jadwal sebagai langkah nyata dari sebuah proyek
  • d.      memonitor kegiatan dan perkembangan proyek
  • e.       menguji hasil
  • f.       mengevaliasi kegiatan



Sumber: PPT Kurikilum 2013 dan Implementasinya oleh Dr. Christina Tulalessy